PERSONIL

PERSONIL

Kamis, 26 Agustus 2010

Di rekomendasikan - Upgrade performa Yamaha Jupiter MX. Rp 4jt naik 7,69 dk

Meski dibekali teknologi lumayan maju - contoh sudah 4 klep dan berpendingin cairan tapi ternyata, pemakai Jupiter MX banyak yang mengeluh lewat email Mr. Testo (mr.Testo10@gmail.com), "Performanya masih kurang nendang."!!



Nah, untuk menjawab curhatan tersebut, Mr. Testo hunting bengkel yang bisa bikin Jupiter MX jadi lebih kencang. Namun sayang, gak mudah.. Sebab menurut beberapa mekanik yang ditemui, basis mesin agak susah dibuat kencang. Lalu perbandingan rasio antar gigi yang terlalu jauh-jauh menyulitkan saat setting gigi akhir. Untung Mr. Testo ketemu bengkel Mitra2000. Speed shop yang tak asing di telinga para speedfreak, sebab produknya banyak 'menghiasi' arena balap. Kebetulan di tempat ini ada MX yang telah diupgrade. "Sebagai unit tes jika ada konsumen yang kurang percaya dengan produk yang kami jual," terang Juffry Willar, R&D Mitra2000. Penasaran sama performanya, Mr. Testo langsung mengajak MX berbaju X1-R ini ke Sportisi Motorsport. Di bengkel yang ada di Jl. Cempaka Putih Raya No.112D, Jakpus ini, tenaga yang dihasilkan diukur pakai dynometer buatan Dyno Jet tipe 250i.. Setelah diuji beberapa kali run, didapat hasil mengejutkan! Tenaga yang dihasilkan 19,02 dk/10.200 rpm, meningkat jauh dari standarnya yang hanya 11,33 dk/8.500 rpm. Sedang torsi dari 11,65 Nm/5.500 rpm meningkat jadi 14,96 Nm/6.700 rpm.

Artinya terjadi kenaikan tenaga 7,69 dk! Sedang torsi naik 3,31 Nm. Pantas saat dites jalan oleh Mr. Testo, kecepatan puncak di spidometer bisa tembus 160 km/jam! Weleh…

Nah ubahan apa saja yang dilakukan workshop di Jl. Lodan Raya No.2, Jakut ini? Mari bedah bersama.


Blok dan Kepala Silinder

Langkah pertama dibore-up. "Kebetulan kami punya paketnya dengan piston 60 mm, sehingga kini jadi 165,88 cc," urai Juffry sambil menyebut kalau pemasangan tinggal plug & play. Lalu bagian kepala silinder lubang masuk dan buang diporting dan polish. "Khusus yang in ada pembesaran diameter 1 mm," lanjutnya. 


Karburator dan Knalpot

Pencampur bahan bakar dan udara mengandalkan Keihin PE28, dengan kombinasi spuyer pilot jet dan main jet 42/102. Namun menurut grafik hasil dyno, terdeteksi bahwa ukuran pilot jet masih terlalu besar, paling tidak harus turun satu tingkat. Sedang knalpot diganti tipe free flow agar pembuangan lancar, sehingga tenaga bisa keluar maksimal.


Pengapian

"CDI ganti pakai yang berapi lebih besar dan limiter lebih tinggi," tutur warga Mangga Besar, Jakbar. Terbukti saat didyno bisa tembus di atas 10.000 rpm, standarnya 9.500 rpm saja sudah mbrebet. Kelemahannya, dengan CDI ini kipas radiator tak bisa bekerja.

Koil juga diganti yang mampu melipatgandakan tegangan lebih besar dari standarnya. Lalu diumpankan pada busi keluaran terbaru yang berteknologi twin iridium.


Kopling dan Transmisi

Kampas dan per kopling diganti lebih kuat, dengan tujuan agar tenaga tersalur sempurna ke roda. "Kampas dan per standar terlalu lembek, kalau tak diganti rawan selip," papar pria berambut pendek ini.

Bagian transmisi juga diubah, karena bagian ini yang juga banyak dikeluhkan penggunanya. Caranya rasio gigi 4 diperingan agar selisih dengan gigi 3 tak terlalu jauh. Efeknya saat pindah gigi putaran mesin tak terlalu drop.
 


1. Paket bore up TDR 60 MM Rp. 725.000
 
2. Karbu Keihin PE 28 Rp. 750.000

3. Knalpot TDR Rp. 660.000

4. CDI TDR New Editon Rp. 940.000

5. Koil TDR Rp. 150.000

6. Busi Twin Iridium Rp. 125.000

7. Kampas dan per kopling TDR Rp. 175.000
 
8. Rasio gigi 4 (21 mata) Rp. 200.000

9. Jasa Rp. 300.000

Total Rp. 4.025.000


Data upgrade perfroma:

Tenaga
Standar* 11,33 dk / 8.500 rpm
Upgrade** 19,02 dk / 10.200 rpm
Kenaikan Tenaga *** 7,69 dk

Torsi
* 11,65Nm/5.500rpm
** 14,96Nm/6.700rpm
*** 3,31 nm

Ket: * :WWW.Yamaha-motor.co.id
**: pengetesan pakai dynometer Sportisi Motorsport

1 komentar:

  1. cocoknya buat cari duit tuh, kalo engga ya rugi dah bore up extreme gt...

    BalasHapus