PERSONIL

PERSONIL

Kamis, 26 Agustus 2010

Cara Start dalam Drag Bike

Salah klo drag cuma andil besar pada setting mesin, sebenarnya joki juga berpengaruh besar.....!!!!!
Kenapa? karena saat start, joki drag yg baik menjaga motor agar tidak terangkat dan meminimalisir trjadinya spin pada roda belakang, karena keduanya dapat mengurangi catatan waktu. Lalu timing mengoper gigi pun harus baik bila terlalu cepat akan membuat mesin menjadi turun jauh RPM nya, dan menjadi lama untuk mengumpan tenaga,bila terlambat akan membuat mesin overstress tenaga jd drop.

Bila cuma mengandalkan feeling sebenernya susah juga seh, karena feeling rentan berubah dan setting motor balap pun sering berubah, timing oper gigi pun bisa berubah juga.
Sebaiknya mengoper gigi yg paling sempurna dengan menggunakan bantuan shift light, bila lampu menyala hendaknya kita mengoper gigi bukan bola ya,hehehe..
Bisa juga dengan takometer, bila jarum sudah ada di area merah, hendaknya siap2 untuk mengoper gigi, timingnya dikira2 aja, perlu byk latihan biar lebih akurat cari trus mana yg lebih baik operannya.

Klo untuk start , pada posisi gigi 1 tahan kopling, posisi duduk di ujung jok, berat badan ada di depan untuk menahan setang agar roda depan tidak terangkat, tp jgn berlebih agar roda belakang juga medapat beban untuk mendapat traksi biar tidak spin terlalu banyak.
Untuk bukaan gas, jangan terlalu besar atau kecil. Buka agak besar bila motor trlalu liar turunkan sedikit, latihan terus sampe ketemu rpm untuk start yg pas buat anda....
Tp ingat, start harus melaju cepat tp tidak standing dan roda belakang jgn trlalu byk spin karena waktu sekecil apapun pada balapan sangat berharga makanya rajin latihan usahakan lebih cepat trus, perdalam dulu ilmu start, selebihnya seh gampang.

Bila sudah melaju, gas poll...usahakan posisi menunduk, kaki dan tngan harus merapat. Pokoknya usahakan agar tubuh anda tidak menghambat angin.

Untuk referansi, coba cek :
http://www.youtube.com/results?search_qu…

http://www.youtube.com/watch?v=PHLK0YI4K…

http://www.youtube.com/results?search_qu…

dari referensi diatas coba liat start siapa yg paling baik, maka pelajarilah..!!
klo untuk setting motor. carilah yg berpengalaman dan teruji di lintas balap..!!
Jangan lupa, safety riding..!!

Di rekomendasikan - Upgrade performa Yamaha Jupiter MX. Rp 4jt naik 7,69 dk

Meski dibekali teknologi lumayan maju - contoh sudah 4 klep dan berpendingin cairan tapi ternyata, pemakai Jupiter MX banyak yang mengeluh lewat email Mr. Testo (mr.Testo10@gmail.com), "Performanya masih kurang nendang."!!



Nah, untuk menjawab curhatan tersebut, Mr. Testo hunting bengkel yang bisa bikin Jupiter MX jadi lebih kencang. Namun sayang, gak mudah.. Sebab menurut beberapa mekanik yang ditemui, basis mesin agak susah dibuat kencang. Lalu perbandingan rasio antar gigi yang terlalu jauh-jauh menyulitkan saat setting gigi akhir. Untung Mr. Testo ketemu bengkel Mitra2000. Speed shop yang tak asing di telinga para speedfreak, sebab produknya banyak 'menghiasi' arena balap. Kebetulan di tempat ini ada MX yang telah diupgrade. "Sebagai unit tes jika ada konsumen yang kurang percaya dengan produk yang kami jual," terang Juffry Willar, R&D Mitra2000. Penasaran sama performanya, Mr. Testo langsung mengajak MX berbaju X1-R ini ke Sportisi Motorsport. Di bengkel yang ada di Jl. Cempaka Putih Raya No.112D, Jakpus ini, tenaga yang dihasilkan diukur pakai dynometer buatan Dyno Jet tipe 250i.. Setelah diuji beberapa kali run, didapat hasil mengejutkan! Tenaga yang dihasilkan 19,02 dk/10.200 rpm, meningkat jauh dari standarnya yang hanya 11,33 dk/8.500 rpm. Sedang torsi dari 11,65 Nm/5.500 rpm meningkat jadi 14,96 Nm/6.700 rpm.

Artinya terjadi kenaikan tenaga 7,69 dk! Sedang torsi naik 3,31 Nm. Pantas saat dites jalan oleh Mr. Testo, kecepatan puncak di spidometer bisa tembus 160 km/jam! Weleh…

Nah ubahan apa saja yang dilakukan workshop di Jl. Lodan Raya No.2, Jakut ini? Mari bedah bersama.


Blok dan Kepala Silinder

Langkah pertama dibore-up. "Kebetulan kami punya paketnya dengan piston 60 mm, sehingga kini jadi 165,88 cc," urai Juffry sambil menyebut kalau pemasangan tinggal plug & play. Lalu bagian kepala silinder lubang masuk dan buang diporting dan polish. "Khusus yang in ada pembesaran diameter 1 mm," lanjutnya. 


Karburator dan Knalpot

Pencampur bahan bakar dan udara mengandalkan Keihin PE28, dengan kombinasi spuyer pilot jet dan main jet 42/102. Namun menurut grafik hasil dyno, terdeteksi bahwa ukuran pilot jet masih terlalu besar, paling tidak harus turun satu tingkat. Sedang knalpot diganti tipe free flow agar pembuangan lancar, sehingga tenaga bisa keluar maksimal.


Pengapian

"CDI ganti pakai yang berapi lebih besar dan limiter lebih tinggi," tutur warga Mangga Besar, Jakbar. Terbukti saat didyno bisa tembus di atas 10.000 rpm, standarnya 9.500 rpm saja sudah mbrebet. Kelemahannya, dengan CDI ini kipas radiator tak bisa bekerja.

Koil juga diganti yang mampu melipatgandakan tegangan lebih besar dari standarnya. Lalu diumpankan pada busi keluaran terbaru yang berteknologi twin iridium.


Kopling dan Transmisi

Kampas dan per kopling diganti lebih kuat, dengan tujuan agar tenaga tersalur sempurna ke roda. "Kampas dan per standar terlalu lembek, kalau tak diganti rawan selip," papar pria berambut pendek ini.

Bagian transmisi juga diubah, karena bagian ini yang juga banyak dikeluhkan penggunanya. Caranya rasio gigi 4 diperingan agar selisih dengan gigi 3 tak terlalu jauh. Efeknya saat pindah gigi putaran mesin tak terlalu drop.
 


1. Paket bore up TDR 60 MM Rp. 725.000
 
2. Karbu Keihin PE 28 Rp. 750.000

3. Knalpot TDR Rp. 660.000

4. CDI TDR New Editon Rp. 940.000

5. Koil TDR Rp. 150.000

6. Busi Twin Iridium Rp. 125.000

7. Kampas dan per kopling TDR Rp. 175.000
 
8. Rasio gigi 4 (21 mata) Rp. 200.000

9. Jasa Rp. 300.000

Total Rp. 4.025.000


Data upgrade perfroma:

Tenaga
Standar* 11,33 dk / 8.500 rpm
Upgrade** 19,02 dk / 10.200 rpm
Kenaikan Tenaga *** 7,69 dk

Torsi
* 11,65Nm/5.500rpm
** 14,96Nm/6.700rpm
*** 3,31 nm

Ket: * :WWW.Yamaha-motor.co.id
**: pengetesan pakai dynometer Sportisi Motorsport

Mengubah Yamaha V-Ixion menjadi YZF-R15


Kali ini kita akan lihat bagaimana sih kira-kira deskripsi oprekan yang perlu dilakukan untuk mengubah Yamaha FZ 150i a.k.a Yamaha V-Ixion menjadi sosok full fairing Yamaha YZF R15 yang asli India itu. Modifikasi yang akan dijelaskan dalam artikel ini adalah modifikasi jenis Bolt-on, hal ini sangat dimungkinkan kerena basis mesin dan Rangka dari yamaha YZF R15 memang berasal dari Yamaha V-Ixion. Ok mari kita mulai.
Bagian-bagian OEM parts YZF R15 yang di butuhkan adalah, antara lain :

 Braket Fairing depan

front cowl, Fairing depan

Headlamp

cover meter

cover meter 2

windscreen

engine Front Cover

side panel Cover

Engine Cover

Air Scoop

Spion


Di negera Jiran sana, seluruh parts parts di atas dapat diperoleh dengan merogoh kocek sampai 1.600 ringgit, silahkan konversi sendiri menjadi Rupiah. Tentu harusnya akan lebih murah lagi apabila ada yang langsung mendatangkanya ke indonesia, atau bahkan jikalau Yamaha Indonesia menjualnya sebagai OEM parts he he he he he. Lho Kok nggak ada part spedometer? ya Karena Spedometer pada proyek modifikasi ini masih mengandalakan bawaan asli V-Ixion, Gimana penampakan nya? silahkan simak galeri gambar berikut. Lumayan mirip lah dengan R15, Walaupun untuk mencapai kesempurnaan lebih dibutuhkan sedikit upaya lagi semisal penggunaan rem cakram di belakang dan speedometer digital yang mirip spedo aftermarket merek Ko*o. Btw, imana menurut Bro semua?  semoga berguna

 dari depan . . . mirip abiiis 

 Bentuk jok belakang jangan dibahas ya 

upps . .  ada yang nongol

detail bagian kemudi, gunakan setang jepit

Sabtu, 21 Agustus 2010

Norton Ikut MotoGP 2012

August 21, 2010

Norton Ikut MotoGP 2012
Norton Ikut MotoGP 2012
GilaMotor, LONDON.- Regulasi baru yang akan diterapkan pada musim balap MotoGP 2012 mendatang nampaknya mulai memberikan dampak baik. Hal ini terlihat dari beberapa pabrikan motor yang dikabarkan akan bergabung dalam ajang balap bergengsi ini.
Setelah rumor rencana pabrikan motor asal Italia, Aprilia, yang akan bergabung ke ajang balap MotoGP dan pabrikan motor asal Jerman, BMW, kini pabrikan motor asal Inggris, Norton, pun dikabarkan akan turut meramaikan MotoGP.
Menurut Crash.net yang mengutip dari Speedweek.ch, Norton tengah mempertimbangkan untuk turut dalam balapan Moto.GP 2012 mendatang. Norton menganggap MotoGP sebagai platform yang ideal untuk mempromosikan cita baru Norton.
Selain itu, dikabarkan pula bahwa Dorna telah menerima catatan dua pembalap Norton untuk musim 2012 mendatang.
Rencana bergabungnya bebeapa baprikan baru di MotoGP ini merupakan dampak dari perubahan regulasi yang memperbolehkan penggunaan mesin 1000 cc.
Jika kiga pabrikan motor ini benar-benar bergabung di ajang balap MotoGP musim 2012, berarti aka nada tujuh tim yang akan bertarung di MotoGP 2012 mendatang, yakni Suzuki, Ducati, Yamaha, Honda, Aprilia, BMW dan Norton.

Regulasi baru yang akan diterapkan pada musim balap MotoGP 2012 mendatang nampaknya mulai memberikan dampak baik. Hal ini terlihat dari beberapa pabrikan motor yang dikabarkan akan bergabung dalam ajang balap bergengsi ini.
Setelah rumor rencana pabrikan motor asal Italia, Aprilia dan pabrikan motor asal Jerman, BMW, kini pabrikan motor asal Inggris, Norton, pun dikabarkan akan turut meramaikan ajang balap MotoGP.
Menurut Crash.net yang mengutip dari Speedweek.ch, Norton tengah mempertimbangkan untuk turut dalam balapan MotoGP 2012 mendatang. Norton menganggap MotoGP sebagai platform yang ideal untuk mempromosikan cita baru Norton.
Selain itu, dikabarkan pula bahwa Dorna telah menerima catatan dua pembalap Norton untuk musim 2012 mendatang.
Rencana bergabungnya bebeapa pabrikan baru di MotoGP ini merupakan dampak dari perubahan regulasi yang memperbolehkan penggunaan mesin 1000 cc.
Jika ketiga pabrikan motor ini benar-benar bergabung di ajang balap MotoGP musim 2012, berarti akan ada tujuh tim yang akan bertarung di MotoGP 2012 mendatang, yakni Suzuki, Ducati, Yamaha, Honda, Aprilia, BMW dan Norton.

Velg DBS Thailand

Kalau Para Bikers menggemari kebut kebutan ....pasti kenal donk Dengan Pabrikan DBS asal thailand ini .....Knalpot knalpot nya sangat di gemari untuk menyempurnakan peningkatan performa dari mesin korekan......Nahh sekarang Pabrikan DBS mengeluarkan Velg DBS Ring 17 X 1.40 & 17 X 1.60 dengan  banyak pilihan warna yaitu silver, hitam, dan coklat dll. Velg DBS ini sedikit unik karena blum pernah ada model Velg seperti yang di keluarkan oleh DBS ini .....begitu Keluar ..tidak tanggung tanggung ...langsung mengikuti produk Knalpot nya ...Booooomiiiing di pasaran.....Memang patut diakui sih ...kereeeeeeenn Velg nya ......tidak percaya ...silahkan dibayangkan untuk disandingkan di motor anda......Mantaaaaabs.....soal harga ...masih sebanding kok dengan TDR.....tapi soal model dan barang ....Jauh lebih kereeeeenn ......


Jumat, 20 Agustus 2010

Harga Yamaha Byson

August 20, 2010

Pahami Harga Byson

PT. Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI), akhirnya mengumumkan harga jual motor sport terbaru mereka yang dijuliki sebagai The Lord of the Street ini dengan bandrol Rp 19.9 juta on the road Jakarta.
Angka ini diungkapkan Presiden Direktur PT. YMKI, Dyonisius Bety dalam jumpa wartawan di sela-sela peluncuran Byson. Dalam peluncuran ini, sekaligus dilakukan pemberian kunci tanda jadi secara simbolik yang mewakilkan 200 pemesan online pertama di Rolling Stone Cafe, Jakarta (20/8).
Harga ini tentu tak jauh dari ungkapan YMKI yang mengatakan bahwa harga Byson berada dibawah Rp 20 juta. Lantas mengapa harganya hanya terpaut sangat tipis dari angka Rp 20 juta. Tentu hal ini memberikan pertanyaan bagi sebagian masyarakat yang mengharapkan bandrol harganya lebih rendah dari angka Rp 19.9 juta ini.
“Byson kita lepas seharga Rp 19.9 juta on the road Jakarta,” ungkap Dyon.
Menurut Dyon, harga ini kompetitif jika dilihat dari desain, fitur dan spesifikasi yang ditawarkan motor bergaya streetfighter ini. Dengan harga Rp 19,9 juta, kata Dyon, YMKI yakin bahwa Byson akan diterima dengan baik di masyarakat dengan segenap keunggulan yang diusungnya.
Lantas apa yang membuat harga Rp 19.9 juta itu pantas dibandrolkan pada sosok Byson?
Secara desain dan tampilan, Yamaha menyuguhkan sesuatu yang baru bagi pecinta motor sport tanah air. Model yang sangar khas street fighter, sporti dan stylish yang terpampang dalam tubuh Byson, mampu memberikan aura berbeda bagi penunggangnya yang ingin tampil beda.
Tenaga yang dihasilkan dari dapur pacu berkapasitas 153 cc nya, mencapai 14 ps pada 7.500 rpm dan torsinya mencapai 14 Nm pada 6000 rpm.
Melihat spesifikasi mesin yang mengusung karakter over square dengan (diameter x langkah) 58.0 x 57.9 mm dan kompresi 9,5 : 1, tentu akan memudahkan mereka yang hobi memodifikasi mesin agar kapasitas dan luaran tenaganya menjadi lebih besar.
Dibanding dengan V-Ixion dengan teknologi tinggi, mesin Byson jelas jauh lebih muda untuk dioprek. Hal ini sepertinya telah dipertimbangkan Yamaha mengingat karakter bikers Indonesia yang senang membuat motornya jadi lebih bertenaga.
Selain itu, pengguna Byson juga diuntungkan dengan penggunaan ban tubeless dengan tapak yang lebar. Jadi bagi pecinta motor sport dengan ban besar, tak perlu repot mengganti ban dan velg baru motor ini dengan ban yang lebih lebar karena ban aslinya sendiri sudah lebar.
Tapi bagi mereka yang masih kurang puas dengan ukuran bannya, ban belakang berukuran 120/70-17 dapat ditingkatkan menjadi 140/70-17.
Penggunaan fork depan berdiameter 41 mm, tentu menjadi sebuah keunggulan tersendiri. Pasalnya, pengaplikasian fork depan seukuran itu merupakan yang terbesar dikelasnya.
Hanya saja ada beberapa hal yang jadi kekecewaan pada fitur Byson. Khususnya pada pengaplikasian kaca spion standar Byson yang kurang aporty dan penggunaan rem belakang tipe tromol, masih dinilai sebagai angka minus bagi Byson.
Bicara masalah rem khususnya rem belakang yang masih mengaplikasi sistem tromol, memang sedikit mengurangi tampilan sporti motor ini. Namun hal ini sepertinya menjadi pengaruh harga jual Byson.
Bicara masalah ini, Yamaha menjelaskan bahwa dari hasil penelitian yang dilakukan tim Yamaha, mayoritas pengguna motor sport lebih dari 50 % rem yang banyak bekerja adalah rem depan ketimbang rem belakang. Karena itu pengaplikasian rem tromol untuk menekan harga jual agar lebih kompetitif dirasa perlu dilakukan dengan tidak mengurangi unsur keamanan dan keselamatan.
So, silahkan Bro en Sis menilai sendiri sosok Byson dengan bandrol harga yang dipatok Yamaha.

Scorpio 2010 Diluncurkan Setelah Byson

July 20, 2010

Scorpio 2010 Diluncurkan Setelah Byson

Spy shoot sosok motor yang disinyalir sebagai Yamaha Scorpio 225 facelift yang saat ini ramai diperbincangkan, sudah dapat dipastikan akan diluncurkan oleh pemegeng merek Yamaha di Indonesia, PT. Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI) menjelang akhir tahun 2010 mendatang.
Dari data Permohonan Tanda Pendaftaran Tipe Kendaraan Bermotor berkode 54D (SX225) atas nama Yamaha, siap diproduksi sebanyak 5.000 unit untuk tahap awal. Dalam data tersebut, motor Yamaha ini menggunakan mesin berkubikasi 223,3 cc.
Prediksi hadirnya motor yang ditenggarai sebagai Scorpio facelift ini diperkuat oleh ungkapkan Paulus S. Firmanto selaku Promotion Motor Sport Division PT YMKI, saat dihubungi GilaMotor.com (19/7). Menerut Paulus, saat ini motor berkapasitas 225 cc sedang dalam tahap pengujian dan direncanakan akan diluncurkan setelah PT YMKI meluncurkan Byson.
“Saat ini masih dalam pengujian. Jika tidak ada halangan kami menjadwalkan peluncurannya setelah meluncurkan Yamaha Byson,” jelas Paulus.
Ketika ditanya malah perubahan pada sosok yang diperkirakan Scorpio 225 ini, pihak YMKI enggan menjelaskan lebih jauh. Termasuk masalah harga jual motor sport berkapasitas mesin 225 cc ini.
“Masalah harga dan perubahannya nanti saja, pasti akan kita kabari lagi. Yang sejelas saat ini kami sedang mempersiapkan dan menguji produk tersebut agar lebih maksimal” elaknya.
Yang pasti, dikatakan lelaki yang sebelumnya menjabat sebagai Chief DDS I, YMKI Jakarta ini, motor berkapasitas mesin 223,3 cc ini akan hadir setelah Byson diluncurkan. Dengan kata lain, jika Byson hadir setelah lebaran atau dikisaran bulan September – Oktober, tak menutup kemungkinan Scorpio 225 ini akan diluncurkan antara bulan November dan Desember.
Photo : Kaskus Scorpio Rider

Yamaha Byson Produk Asli Indonesia

August 20, 2010

Byson Produk Asli Indonesia

Kehadiran Yamaha Byson di pasar otomotif Indonesia hanya tinggal menghitung hari saja. Motor yang pertama kali hadir di India ini ternyata memiliki cerita lain dibalik peluncuranya. Byson yang didesain menyerupai Yamaha FZ6 ternyata hasil penelitian dan pengembangan dari tim product planning Yamaha Indonesia.
Sejak tahun 2007 lalu, PT. YMKI telah mengembangkan produk Byson yang disesuaikan dengan karakter masyarakat Indonesia dan menganggap model ini (street fighter) akan menjadi trend.
Lantas mengapa Byson lebih dulu hadir di India ketimbang di Indonesia?
Menurut Muhamad Abidin selaku Manager Technical Support PT YMKI, kehadiran Byson di India dikarenakan Yamaha India sedang membutuhkan model baru. Karena itu, model yang dikembangkan di Indonesia dihadirkan untuk Yamaha Indonesia.
“Sekitar tahun 2007, tim product planning Yamaha Indonesia mengembangkan produk yang disebut sebagai Byson. Saat Yamaha Motor Corporation membeli dan memiliki saham lebih besar di Yamaha India, Yamaha Motor merasa perlu menghadirkan model baru untuk pasar India dan digunakanlah Byson hasil pengembangan tim Yamaha Indonesia,” jelas Abidin.
Masih menurut lelaki berperawakan jangkung ini, Byson yang hadir di India murni seluruhnya hasil pengembangan dari tim Yamaha Indonesia, termasuk nama Byson itu sendiri.
Model Byson yang hadir di India, kata Abidin, tentunya berbeda dengan model Byson yang hadir di Indonesia. Karena masyarakat Indonesia merupakan konsumen paling kritis masalah kualitas.
“Saat Byson akan hadir di Indonesia, tim Yamaha Indonesia banyak melakukan pembenahan pada diri Byson. Mulai dari desain hingga mesinnya guna menyesuaikan karakter dan keinginan konsumen Indonesia,” papar Abidin.
Menurut GM Promotion and Motor Sport Division PT YMKI, Paulus S. Firmanto, produk Yamaha Indonesia memiliki standar kualitas tertinggi di dunia. Hal ini tak lepas dari permintaan dan kritisnya masyarakat Indonesia pada kualitas.
“Masyarakat Indonesia paling kritis masalah kualitas, desain dan teknologi. Karena itu, Yamaha Indonesia memiliki standar kualitas tertinggi. Karakter ini sangat jauh berbeda dengan India, karena itu Byson yang hadir di Indonesia jauh lebih baik dari Byson India,” jelas Paulus.